#Mengambil Hikmah dari tuna Susila#
Rasulullah pernah mengkisahkan cerita menarik dalam riwayat sahih
Bukhari dan Muslim. Kisah ini sangat populer, yakni tentang seorang
pelacur yang masuk surga karena memberi minum anjing.
Alkisah,
suatu hari seorang pelacur melihat seekor anjing yang hampir mati karena
kehausan. Pelacur itu merasa kasihan terhadap anjing tersebut. Tanpa
pikir panjang, ia pun melepas sepatunya untuk mengambilkan air minum
dari dalam sumur dan memberikannya kepada anjing tersebut. Ternyata
amalan tersebut sangat dimuliakan oleh Allah, sehingga lantaran amalan
sederhana itu, Allah mengampuni dosa-dosa pelacur itu dan memasukkannya
ke dalam surga.
Ada banyak hikmah yang bisa kita petik dari kisah tersebut:
1. Betapa luas rahmat kasih sayang Allah. Seburuk apapun kita di masa
lalu, ampunan Tuhan sangatlah luas. Kasih sayang Allah tiada batas. Maka
jangan mudah putus asa dari rahmat Allah. Jangan mudah menghukum diri
dengan kepasrahan dan membiarkan diri terlalu lama dalam kegelapan.
Selain itu, jangan mudah menjatuhkan vonis kepada seseorang. Kita
hanyalah makhluk Allah yang terbatas pengetahuannya. Kita tak tahu, mana
hamba-hamba yang kelak bakal dimuliakan-Nya.
2. Keutamaan
sifat rahmat kasih sayang. Rasulullah bersabda bahwa orang-orang yang
penyayang pasti di sayang oleh Sang Maha Penyayang. Sayangi yang di
bumi, pasti yang di langit sayang kepadamu. Siapa yang tidak menyayangi,
dia tidak akan di sayangi. Itu hukum Tuhan yang tak bisa diganggu
gugat.
3. Keutamaan ikhlas, meskipun dilakukan kepada seekor
hewan. Bukankah pelacur itu memberikan minum dengan ikhlas tanpa ada
seorangpun yang melihatnya kecuali Allah dan anjing tersebut?. Ia
benar-benar menolong si anjing tanpa berharap balasan apapun. Itu
dilakukan karena cinta, rasa iba, dan kasih sayang yang tulus. Inilah
keikhlasan yang sangat dicintai oleh Allah.
Moga manfaat ya..
Ada banyak hikmah yang bisa kita petik dari kisah tersebut:
1. Betapa luas rahmat kasih sayang Allah. Seburuk apapun kita di masa lalu, ampunan Tuhan sangatlah luas. Kasih sayang Allah tiada batas. Maka jangan mudah putus asa dari rahmat Allah. Jangan mudah menghukum diri dengan kepasrahan dan membiarkan diri terlalu lama dalam kegelapan. Selain itu, jangan mudah menjatuhkan vonis kepada seseorang. Kita hanyalah makhluk Allah yang terbatas pengetahuannya. Kita tak tahu, mana hamba-hamba yang kelak bakal dimuliakan-Nya.
2. Keutamaan sifat rahmat kasih sayang. Rasulullah bersabda bahwa orang-orang yang penyayang pasti di sayang oleh Sang Maha Penyayang. Sayangi yang di bumi, pasti yang di langit sayang kepadamu. Siapa yang tidak menyayangi, dia tidak akan di sayangi. Itu hukum Tuhan yang tak bisa diganggu gugat.
3. Keutamaan ikhlas, meskipun dilakukan kepada seekor hewan. Bukankah pelacur itu memberikan minum dengan ikhlas tanpa ada seorangpun yang melihatnya kecuali Allah dan anjing tersebut?. Ia benar-benar menolong si anjing tanpa berharap balasan apapun. Itu dilakukan karena cinta, rasa iba, dan kasih sayang yang tulus. Inilah keikhlasan yang sangat dicintai oleh Allah.
Moga manfaat ya..





